Menu

INTRODUCING

Setiap tahunnya, kebutuhan tenaga alihdaya perusahaan secara nasional rata-rata naik hingga 30% karena terdorong oleh besarnya kebutuhan pegawai baru, seperti yang dituturkan oleh Ketua Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia. Di Indonesia, outsourcing telah menjadi salah satu solusi bagi banyak perusahaan untuk meningkatkan efisiensi perusahaan dalam perencanaan pengelolaan. Perusahaan dapat melakukan penghematan biaya dengan menghapus anggaran untuk berbagai investasi di bidang ketenagakerjaan yang diluar bisnis inti perusahaan.

Alasan utama perusahaan menggunakan jasa outsourcing :

33.75 % Perusahaan dapat fokus terhadap core business

28.75 % Pengehematanbiaya

15.00 % Turn over karyawan menjadi rendah

11.25 % Modernisasi dunia usaha

11.25 % Lainnya, seperti Efektifitas tenaga kerja

(Sumber : Divisi Riset PPM Manajemen, Agustus 2008)

Hal ini tentunya akan mengurangi biaya overhead perusahaan, sehingga dapat mengubahnya dari fixed cost menjadi variable cost, dan jumlah karyawan dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi perusahaan. Jika tidak ditangani dengan baik, pengelolaan karyawan dapat menimbulkan masalah dan kerugian yang cukup besar bagi perusahaan, bahkan dalam beberapa kasus mengancam eksistensi perusahaan. Sebagai contoh nyata, perusahaan sepatu olahraga Nike adalah perusahaan yang sukses menggunakan jasa outsourcing. Nike lebih fokus pada pengembangan desain produk dan untuk pengerjaan produknya Nike menggunakan jasa pihak ketiga (outsourcing). Selain itu, di Indonesia sendiri terdapat 4 BUMN yang telah menggunakan jasa outsourcing, yaitu PT. PLN (Persero), PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk., PT. Pos Indonesia, dan PT. Bank Mandiri Tbk. Outsourcing dapat membuat perusahaan menjadi lebih ramping dalam hal struktur dan lebih cepat dalam merespon kebutuhan pasar. Kecepatan merespon pasar inilah yang menjadi keunggulan kompetitif (competitive advantage) perusahaan Anda dibandingkan kompetitor.

Terimakasih, Kami akan mengirimkan profile A/B/S melalui email anda.